Relationship Coach

Respon Yang Tepat

Respon Yang TepatMemberikan respon yang tepat itu sangat penting dalam membangun hubungan dengan pasangan. Terlalu over atau malah terlalu dingin (tidak memberikan respon sama sekali), sama-sama memberikan hasil yang kurang baik. Terbiasa menerima, terbiasa mendapat… Dan belum terbiasa merespon… Bisa menghancurkan sebuah hubungan.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan pasangan yang baik, yang sholeh(ah), yang menyenangkan…” –> Sudah pernah disampaikan ke dia langsung?

Terlalu berlebihan, lebay, juga bisa membuat pasangan menjadi ‘ILFIL’.  Tahu timing yang tepat, kapan waktu merespon juga sangat penting… Salah timing, panjang urusannya… Dan membuat pasangan sampai harus ‘meminta’ respon itu… jelas-jelas membuat dia menjadi ILFIL.

 Kita mungkin tidak pernah ada niat take for granted pasangan kita… Tapi, hati2 dengan ‘pesan’ yang kita sampaikan… Don’t send the wrong message. Tapii…. saya orangnya tidak terbiasa hangat…. Maluu… Toh dia pasti tahu khan… #Eh,pasangannyadukun,ya? Buat beberapa orang, kata HANGAT itu sendiri terdengar seperti bahasa asing.

Btw, kadar yang ‘tepat’ untuk memberikan respon untuk tiap pasangan, itu beda-beda… Jadi tidak ada rumus bakunya. Lalu bagaimana kita bisa tahu kalau respon kita sudah tepat? Hehehe… kudu ngetes sendiri euy… Daaan… siap2 babak belur dalam prosesnya :D. Kalau sampai pasangan sudah harus ‘meminta’ respon… artinyaaaa… ada yang salah dengan kita *yuk introspeksi.

Respon sederhana… seperti tersenyum… Bukan hanya di bibir, tapi juga tersenyum di mata kita. Haaa??? Tersenyum di mata? Yup, betul… Pernah lihat, ada orang yang bibirnya tersenyum, tapi matanya tidak senyum? Coba deh sesekali perhatikan.

Bagaimana kalau justru selama ini pasangan kita yang tidak pernah memberikan respon? Hanya ‘menikmati’ pemberian kita? Kalau itu yang terjadi, kitanya JANGAN ILFIL untuk membicarakan hal tersebut dengan dia… Tapi sebelumnya, pastikan dulu kita sudah giving, giving & giving. Setelah yakin kita sudah giving, giving & giving… tidak ada salahnya kita bertanya, ‘mengingatkan’.

Dengan bertanya, kita bisa tahu… jangan-jangan giving yang kita berikan selama ini belum tepat, bukan yang dia inginkan, bukan yang dia butuhkan. Tapiiiii…. hati2 dalam proses ‘bertanya atau mengingatkan’ ini… Salah melakukan, panjang lagi urusannyaaa.

Duuuuh… ribed amat yaaa? Yah, itulah yang namanya membangun hubungan dengan pasangan :).
Selamat mencoba
Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter : @noveldy

2 Responses on “Respon Yang Tepat

  1. masitah says:

    Tuh kan,respon “ini” kan yg dimaksud pak noveldy, :) Bukan pasangan dukun,malu karena tdk biasa “hangat” ke pasangan.Tp memang harus dimulai belajar pelan2 namun pasti.Tujuannya kan untuk RUmah tangga yg bahagia,, makasiiih Pak,,

Leave a Reply