Relationship Coach

Pernikahan Bahagia.. BUKAN Utopia – BUKAN Fatamorgana

Bukan UtopiaSaya tergerak untuk menulis artikel ini setelah sharing di sebuah milis. Seorang anggota milis tsb curhat, yang intinya sudah putus harapan untuk memiliki sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia. Salah satu pencetusnya adalah kekecewaannya terhadap sang suami yang telah dinikahinya selama 4 tahun yang menurutnya egois, mau menang sendiri, tidak pernah mengakui kalau salah, dan tidak pernah memuji.

Saya tidak dalam posisi untuk menilai siapa yang salah atau yang benar. Yang saya ingin sampaikan adalah ternyata banyak di luar sana (atau jangan-jangan anda ^_^) yang saat ini sudah putus harapan untuk bisa hidup bahagia di pernikahan anda. Banyak yang merasa sudah mencoba, namun sampai saat ini terlihat belum ada perbaikan. Bahkan cenderung untuk memburuk. Banyak juga yang hanya ‘terlihat’ mencoba melakukan perbaikan. Ada pula yang mencoba untuk mengalah. Ada pula yang merasa dirinya sebagai korban. Ada yang sudah pasrah. Ada yang apatis.

Saya ingin memberi kabar baik buat anda. Kehidupan pernikahan yang bahagia itu bukan sebuah utopia bukan pula fatamorgana. Kehidupan pernikahan itu ada, real dan anda bisa memilikinya. Betul! Anda bisa memilikinya. Faktanya hari ini kehidupan pernikahan anda belum atau masih jauh dari keinginan, bukan berarti kiamat! Masih terbuka kemungkinan untuk memperbaikinya.

Jika saat ini anda belum menikah atau baru menikah, miliki impian untuk memiliki kehidupan pernikahan yang berbahagia, versi anda. Jika anda sudah menikah dan sedang mengalami turbulensi, segera lakukan introspeksi! Kemudian minta bantuan jika perlu kepada mereka yang ahli di bidangnya. Sementara itu, baik anda yang belum, baru maupun sudah lama menikah, segeralah cari pengetahuan tentang cara untuk medapatkan kehidupan pernikahan yang bahagia, miliki skill yang dibutuhkan. Intinya, semua itu dapat dipelajari.

Yuk, sekarang juga ambil keputusan untuk memiliki kualitas kehidupan pernikahan yang prima, dimana anda hidup bahagia di dalamnya.

Yuk, ambil keputusan untuk segera mencari pengetahuan dan skill yang dibutuhkan untuk bisa memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia.

Yuk, ambil keputusan untuk segera mempraktekkan pengetahuan dan skill yang telah kita pelajari tsb.

Yuk, ambil keputusan bahwa anda layak untuk bahagia.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @noveldy

Leave a Reply