Relationship Coach

Jangan posting kebaikan di sosmed

Saya tulis artikel ini karena ada sebuah postingan di FB yang menyatakan jangan suka sharing ‘kebaikan’ yang kita lakukan di sosial media. Bisa habis pahala kita. Bisa sia-sia semuanya. Hmmm… mungkin ada benarnya… tapi bisa juga kita melihatnya dari sisi yang lain.

Saya ingin mengambil contoh diri saya sendiri. Setelah (terlalu) sering melihat postingan teman-teman yang pada hobby lari, akhirnya saya ikut-ikutan mulai lari. Panas juga rasanya melhat mereka yang dulunya saya tahu tidak terlalu suka olah raga sekarang sering posting ikut lomba lari, dan finish! :D. Postingan mereka membuat saya mengambil keputusan berolah raga dan menjalani hidup sehat. Saat melihat postingan di baitullah, rasanya ada yang bergetar di dada… ingin kembali ke sana. Menikmati ibadah umroh. Saat ada yang posting naik haji, dalam hati saya berdoa semoga saya bisa diberikan jalan dan kemudahan untuk bisa berangkat secepatnya. Saat melihat postingan yang mengajak membaca Al Quran, seperti sedang ada yang menyentil untuk lebih rajin lagi membaca Al Quran.

BYang paling fresh, saat gerhana matahari total kemarin ini. Buanyaaaak banget postingan yang mengajak untuk sholat gerhana di mesjid. Bisa jadi kalau tidak ada kehebohan di sosmed itu mungkin momen langka ini akan terlewat begitu saja. Mungkin saya hanya menonton di depan tv dan tidak ikut menjalankan sholat gerhana di mesjid. Dan banyak contoh postingan ‘baik’ lainnya yang bisa kita sebutkan.

Semuanya kembali kepada niat. Jika niatnya ingin pamer, itulah yang didapat. Kalau saya sendiri, saya berterima kasih kepada teman-teman yang sudah rajin posting hal-hal kebaikan tersebut. Masih banyak kebaikan lain yang juga ingin saya ikuti. Yuk terus rajin posting kebaikan di sosmed. Niatkan untuk mengajak orang lain kepada kebaikan juga. Dinilai miring sama orang lain? Gapapa… Allah lebih tahu niat kita yang sebenarnya :)

Indra Noveldy

 

Leave a Reply