Relationship Coach

Antara Kucing Anggora, Banteng Matador dan Zombie

Wah, judulnya asyik juga… antara kucing anggora, banteng matador dan zombie. Apa hubungannya dengan kehidupan pernikahan ya? :)

anggora zombie bantengSaat konseling banyak yang curhat kenapa pasangannya sekarang berubah, berbeda dibandingkan dulu saat awal menikah. Saat menikah dulu pasangannya seperti kucing anggora. Lemah lembut, menjaga perasaan kita, tutur katanya santun, pokoknya loveable deh… Tapi setelah beberapa tahun menikah, pasangannya menjadi sangat berbeda. Ada yang berubah jadi banteng matador. Galak, pemarah, agresif, tidak peduli perasaan orang lain, mudah tersinggung… pokoknya seperti banteng terluka banget deh. Namun ada juga yang pasangannya berubah zombie… menjadi dingin, seperti tidak punya tujuan, kemauan hidup, apatis, tidak pedulian.

Pertanyaannya, mengapa hal ini bisa terjadi? Apa penyebabnya? Apakah hal ini terjadi secara tiba-tiba? Apakah pasangan secara sengaja melakukan hal itu? Oiya, bahasan ini dengan asumsi pasangan kita normal ya, bukan psikopat atau punya masalah mental kejiwaan. Kalau kondisinya seperti itu ada yang lebih kompeten untuk membahasnya :)

Mau tahu jawabannya? Benar siap dengar jawabannya kenapa pasangan kita berubah jadi seperti itu? Yakin?

Sebenarnya ‘tanpa disadari’ kitalah yang menyebabkan pasangan kita berubah menjadi seperti itu. Cara kita merespon pasangan, cara kita bersikap ternyata bisa merubah pasangan kita. Tanpa disadari karena sikap kita ini membuat pasangan kita jadi kurang menghargai kita. Pasangan kita melihat kita tidak layak untuk didengar. Dia tidak percaya dengan apa yang kita katakan. Yang terlihat akhirnya pasangan kita seperti merendahkan, meremehkan kita. Dia berubah menjadi banteng matador.

Bisa juga yang terjadi sebaliknya. Tanpa disadari, justru sikap kita yang cenderung merendahkan, meremehkan pasangan kita. Mungkin dari ucapan, bahasa tubuh, tatapan mata, semua bisa mematikan perasaan pasangan kita. Tanpa disadari, kita sudah menjadi pembunuh berdarah dingin bagi pasangan kita. Hasilnya, dia menjadi zombie.

Kondisi ini tidak mengenal gender. Bisa dialami baik pihak istri maupun suami. Lalu bagaimana solusinya? Pertama, lakukan introspeksi. Sadari kita punya peran dalam hal ini. Dan segera lakukan perbaikan untuk perubahan. Caranya? Simak terus artikel-artikel yang ada di sini ya :)

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @noveldy

2 Responses on “Antara Kucing Anggora, Banteng Matador dan Zombie

  1. waktu suami dtg melamar saya, saya katakan saya punya kekurangan, tak bisa masak dan suka marah-marah…supaya ia tak kaget karena kami tak sempat pacaran…hehehe…stelah menikah ada yg berubah, saya sudah MULAI pandai masak tapi masih kadang senang marah-marah….hehehe….hehe…saya suka postinganx pak…inspiratif utk membina hub lbh baik lagi dlm rumahtangga.

Leave a Reply