Relationship Coach

Aliran Kebatinan

aliran kebatinanSaya coba-coba jadi cenayang ahh…  Saya mau terawang apa yang sedang anda pikirkan dan anda rasakan saat ini.Hmmm…. astaga!!! Banyak di antara anda yang ternyata pengikut ‘aliran kebatinan‘! Dan jumlah anda yang menjadi pengikut aliran ini, banyak sekali jumlahnya!

Eits, jangan protes dulu… Aliran kebatinan yang saya maksud di sini, tidak ada hubungannya dengan suatu keyakinan tertentu, atau ‘agama’ tertentu. Sama sekali tidak ada hubungannya. Tapi saya yakin banyak diantara anda yang masuk ‘aliran’ ini. Idiihh… maksa banget sich.. :)

Yuk kita tes, apakah anda benar termasuk dalam aliran ini. Seberapa sering anda tidak mengutarakan apa yang anda pikirkan dan rasakan kepada pasangan anda? Sebagian dari anda mungkin refleks mengatakan, sering koq… begitu ada yang rasanya kurang sreg atau saya kesal pasti langsung saya utarakan. Oke, bagaimana tentang pikiran dan perasaan yang lebih positif?

Saat pasangan anda melakukan suatu hal yang baik dan anda merasa senang, apakah anda sudah menyampaikannya secara langsung? Pernahkah anda menyatakan kekaguman, rasa sayang, rasa berterima kasih anda secara langsung kepada pasangan anda? Atau anda lebih banyak memendamnya saja dalam hati, membatin alias menganut aliran kebatinan? Mungkin anda berpikir, ‘ahh.. harusnya khan dia tahu apa yang saya pikirkan tentang dia..’ Nah, betul khan, anda menganut aliran kebatinan? Anda tidak mengucapkannya dan berharap dia bisa membaca dan mengerti apa yang anda pikirkan dan rasakan :)

Sadarkah anda kalau pasangan kita sebenarnya butuh mendengar hal tersebut diucapkan langsung kepada dia? Kalau anda tidak mengutarakannya, dia mungkin berpikir anda kurang/tidak peduli terhadapa apa yang sedang/telah dia lakukan. Mungkin dia sudah berusaha melakukan yang terbaik, melakukan sesuatu yang lain dari biasanya, merubah sikapnya menjadi lebih baik, atau malah dia baru saja mencoba melakukan sesuatu yang tujuannya adalah untuk menyenangkan hati anda.

Kalau hal ini sering terjadi dan menjadi sebuah kebiasaan, dampaknya sangat tidak baik dalam hubungan anda dengan pasangan. Dalam jangka panjang, selain dia merasa tidak atau kurang diperhatikan juga akan memadamkan keinginan dia untuk mau melakukan hal-hal yang positif apalagi untuk melakukan ‘kejutan’ buat anda. Lama kelamaan, suasana akan semakin hambar dan dingin. Akhirnya hubungan anda dengan pasangan benar-benar seperti aliran kebatinan, saling diam dan memendam perasaan dalam hati (kalau masih ada…).

Agak suram ya, efek dari menjalankan ‘aliran kebatinan’ ini… Kalau begitu, yuk kita rubah kebiasaan kita. Belajar untuk mengungkapkan secara langsung tentang apa yang kita rasakan kepada pasangan, kekaguman kita, rasa terima kasih kita, rasa sayang kita… Insya Allah, akan semakin menghangatkan hubungan kita dengan pasangan. :)

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @noveldy

3 Responses on “Aliran Kebatinan

  1. andriany putri says:

    Weeew,,, mari lebih asertif,, sepakat pak,,, . ˆ⌣ˆ

  2. Abieyan's says:

    Wich… jdi merinding bacanya mz…
    sesuatu yg bagus buat penganten baru kyk saya…

    oy, numpang copas y mz… tks

  3. Imam says:

    abis baca postingan ini langsung berasa menohok ulu hati nih bos .. 😀

    ini mah gw bangetz getooh .. :))

    *masih mambatin dalam hati*

Leave a Reply